KUMPULAN 4 (EMPAT) JURNAL ILMIAH PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH dan SEHAT)
Efektifitas
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) di Lingkungan Kampus
M.RIZKY RAHMATULLAH1, M.GUNTUR SYAHPUTRA2
1,2 Jurusan
Program Studi Keperawatan Cut Nyak Dhien Langsa
ABSTRAK
Salah satu upaya untuk mengubah
perilaku dalam kesehatan adalah dengan meningkatkan pengetahuan. Peningkatan
pengetahuan tentang mencuci tangan yang bersih adalah melalui konseling.
Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi masalah mengenai efektivitas
konseling kelompok sebaya dan konseling oleh petugas kesehatan dengan tingkat
pengetahuan mencuci tangan bersih bagi Mahasiswa. Dan dari hasil uji statistik
oleh petugas kesehatan menemukan bahwa nilai t <t tabel (-2.646 <1.033) dan
p value 0,019 <0,05 berarti ada perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum
dan sesudah mendapatkan konseling tentang kesehatan bersih mencuci tangan
dengan kesehatan Mahasiswa di Kampus Stikes Cut Nyak Dhien Langsa.
Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Stikes Cut Nyak Dhien
Langsa.
PENDAHULUAN
Perilaku kesehatan khususnya
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan factor penting yang sangat
mempengaruhi derajat kesehatan seseorang atau masyarakat untuk itu, pemerintah
melalui KEPMENKES RI No.1193/MENKES/X/2004 menetapkan visi perilaku hidup
bersih dan sehat 2010. PHBS merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan
atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau
keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif
dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya (Pusat Promosi Kesehatan, Depkes RI
2006). Menurut Niven (2002), sikap seseorang merupakan komponen yang sangat
penting dalam perilaku kesehatannya. Sikap belum merupakan suatu tindakan
tetapi merupakan predisposisi tindakan atau perilaku.
Pembangunan kesehatan di Indonesia
merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud
derajat kesehatan masyarakt yang setinggi-tingginya guna tercapai Negara yang
kuat.
Terwujudnya derajat kesehatan
masyarakat tersebut dapat tercapai, salah satunya dengan program Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS). Program PHBS merupakan upaya untuk memberikan
pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan,
keluarga, kelompok dan masyarakat,
dengan membuka jalur komunikasi, memberikan infromasi dan melakukan edukasi,
untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan(advokasi), bina suasana(social support)
dan pemberdayaan masyarakat (empowerment).
Institusi
pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi merupakan masyarakat ilmiah yang harus
mampu membentuk masyarakat yang jujur dan cerdas (Santoso, 2005). Calon tenaga
kesehatan yang masih menuntut ilmu di institusi atau sekolah-sekolah kesehatan,
diharapkan memiliki sikap yang positif terhadap kesehatan khususnya PHBS,
sehingga dapat mengimplementasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari serta dapat
mempromosikan PHBS kepada masyarakat.
PEMBAHASAN
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk
memberdayakan Mahasiswa agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup
bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat,
atau pengertian lain dari PHBS adalah merupakan sekumpulan perilaku yang
dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan
seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan
berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya.
PHBS mencakup berbagai perilaku, tidak hanya sebatas 10
indikator PHBS di rumah tangga, antara lain perilaku keluarga sadar gizi,
seperti; makan beraneka ragam makanan, minum tablet tambah darah, mengkonsumsi
garam beryodium, memberi bayi dan balita kapsul Vitamin A juga termasuk
perilaku menyehatkan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya,
membersihkan lingkungan perilaku kebersihan perorangan seperti mandi dengan air
bersih dan menggunakan sabun, menyikat gigi, menggunting kuku dan perilaku
lainnyayang mendukung kesehatan.
Tujuan PHBS di Lngkungan Kampus.
Tujuan PHBS adalah
meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat termasuk
dalam hal ini mahasiswa agar hidup bersih dan sehat berperan serta aktif
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
Tatanan PHBS di Lngkungan Kampus.
Membudayakan
hidup sehat tidaklah sulit harus ada kesadaran, keinginan dan kemauan untuk memulainya.
Setiap mahasiswa dapat menerapkan prinsip untuk hidup bersih serta menjadikan
perilaku sehat menjadi kebiasan. Jika kebiasaan yang baik telah ditanamkan sejak dini maka tidaklah sulit melakukannya, karena sesuatu yang dilakuan sebagi kebiasan sangat
mudah untuk dikerjakan. Tanamkan prinsip bahwa kesehatan merupakan suatu "kebutuhan",
sehingga kita akan termotivasi untuk mencapainya dan melakukannya.
Adapun indikator PHBS dilingkungan kampus:
A. Menggunakan
air bersih
Berbagai
penyakit dapat diakibatkan oleh pengunaan air yang tidak bersih. Jika kondisi
air yang digunakan tidak jernih, keruh atu berbau sebaiknya air yang digunakan
diolah terlebih dahulu agar menjadi air bersih dengan mengunakan saringan sederhana.
B. Mencuci
tangan dengan air dan sabun.
Membiasakan
untuk mencui tangan setelah melakukan pekerjaan dan ketika akan mengerjakan suatu
pekerjaan, hal ini secara nyata telah mencegah perpindahan kuman dan penyebaran
penyakit yang disebakan oleh berbagi bakteri penyebab infeksi antara lain
hepatis B, HIV/AIDS.
C. Mengunakan
jamban sehat.
Kotoran manusia
merupakan sumber penyebaran penyakit yang sangat kompleks antara lain tipus,
disentri, kolera, berbagi macam penyakit cacing, schisomias dan sebaginya.
Secara langsung kotran di dapat dari mengkontaminasi makanan, minuman, sumber
air, tanah dan sebagainya.
D. Makan buah
dan sayur setiap hari.
Sayur dan buah
merupakan sumber gizi yang lengkap dan sehat serta mudah didapatkan. Dengan
mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari kebutuhan gizi dapat terpenuhi.
E. Melakukan aktifitas
fisik setiap hari.
Aktifas fisik,
gerak badan atau melakuan pekerjan di rumahkan menigkatn kekuatan otot dan
menyehatkan badan.
F. Tidak merokok
di lingkungan kampus.
Rokok berbahaya tidak
saja bagi perokok tetapi juga terhadap orang– orang disekelilingya, untuk itu
hindarilah untuk merokok di dalam lingkungan kampus. Karena banyak sekali efek
negatif yang ditmbulkan oleh rokok, antara lain terjangkit penyakit kanker
paru-paru, kanker mulut, penyakit jantung, batuk kronis, kelain kehamilan,
katarak, kerusakn gigi, dan efek ketagihan serta ketergantungan terhadap rokok.
Di dalam sebatang rokok terkandung 4.000 bahan kimia dan 43 senyawa yang
terbukti menyebabkan kanker. Bahan utama rokok terdiri dari nikotin, tar dan CO
PENUTUP
Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dipraktekkan oleh setiap indvidu
dengan kesadaran sendiri untuk meningkatan kesehatannya dan berperan aktif
dalam mewujudkan lingkungan kampus yang sehat. Tujuan PHBS adalah meningkatkan pengetahuan,
kesadaran, kemauan dan kemapuan mahasiswa agar hidup bersih dan sehat mewujudkan
Mahasiswa yang cerdas,sehat dan bugar. Secara tidak langsung meningkatkan
kepedulian mahasiswa akan lingkungan yang bersih dan sehat. Disamping itu pula
pada dasarnya kebersihan adalah bagian dari iman.
DAFTAR PUSTAKA
Faisal Reza1, Marsito, Rina
Saraswati EFEKTIFITAS PENYULUHAN
KESEHATAN OLEH PEER GROUP DAN
TENAGA
KESEHATAN
TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) CUCI
TANGAN
BERSIH PADA SISWA SD N 01 DAN 02 BONOSARI
SEMPOR
KEBUMEN,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, Volume 8, No. 1, Februari 2012
Tri
Hastuti Nur Rochimah, Evaluasi
Pelaksanaan Kampanye Sosial Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Menurunkan
Angka Diare Di Kabupaten Kulonprogo
Seni
Susanti Sina, Mariana Dinah Charlota Lerik, Ribka Limbu,
SIKAP TERHADAP PERILAKU HIDUP
BERSIH DAN SEHAT
PADA
MAHASISWA STIKES CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG TAHUN 2010, MKM Vol. 05 No. 01 Des 2010
Budiman, Dedi S. Djamhuri, Juju Juhaeriah, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Tatanan Rumah Tangga di Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi
penulisan dan informasinya bagus
BalasHapusgood, tapi thema nya terlalu rame ya?, jgn lupa undang teman2 untuk berkunjung dan komentar disini ya...
BalasHapus